DASAR PELAKSANAAN
PROGRAM PEMAGANGAN KE JEPANG
Memorandum of Understanding (MOU) antara Direktorat Jenderal Binalattas Kemennakertrans R.I. dengan The Association for International Manpower Development of Medium and Small Enterprises Japan (IMM) tanggal 16 September 1994 diperbarui dengan amandemen pada tanggal 1 Februari 2010.
PENGERTIAN PEMAGANGAN
Pemagangan adalah bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan secara utuh dan terpadu di indonesia dan luar negeri antara oleh lembaga pelatihan dengan bekerja secara langsung di bawah bimbingan dan pengawasan instruktur atau pekerja/buruh yang lebih berpengalaman, dalam proses produksi barang dan/atau jasa di perusahaan dalam rangka menguasai keterampilan atau keahlian tertentu.(Permenakertrans Nomor : Per. 08/Men/V/2008).
HAKEKAT PEMAGANGAN
- Merupakan sub sistem pelatihan kerja, dalam rangka pembinaan sumber daya manusia.
- Dilakukan melalui jalur alih pengalaman ditempat kerja.
- Guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil dan kompeten bagi pasar kerja.
- Dibawah bimbingan karyawan senior (instruktur).
- Antara peserta dan penyelenggara (perusahaan/instansi) terikat suatu kontrak pemagangan.
- Program disusun berdasarkan Standar Kualifikasi Keterampilan atau kebutuhan.
- Cara efektif dan efisien untuk menyiapkan tenaga terampil dan kompeten.
- Mengharapkan peran aktif dunia usaha.
CIRI-CIRI PROGRAM PEMAGANGAN
- Mengutamakan manfaat pengalaman kerja ditempat kerja nyata.
- Langsung terkait/berhubungan dengan kebutuhan tenaga kerja.
- Peserta diseleksi berdasar kriteria yang dipersyaratkan.
- Dilaksanakan berdasar kontrak / perjanjian pemagangan.
- Peserta dimungkinkan memperoleh imbalan jasa / tunjangan magang / uang saku.
- Pemagang memperoleh keterampilan dan kompetensi melalui alih keterampilan dan kompetensi dari karyawan senior/ahli.
- Peserta yang lulus diberikan sertifikat pemagangan.
PELAKSANAAN PROGRAM PEMAGANGAN DI JEPANG
Pelaksanaan program pemagangan di Jepang dilaksanakan selama 3 (tiga) tahun dan dapat diperpanjang 5 (lima) tahun, yang terdiri dari beberapa tahap, yaitu :
a. Program pemagangan bulan pertama di Jepang disebut masa training atau masa kensushei, yang artinya “masa berlatih sambil bekerja”. peserta masih berlatih penyesuaian di Training Center.
b. Bulan ke-2 s/d bulan ke-12 akan dievaluasi kompetesinya, dan untuk dapat melanjutkan ke tahap berikutnya, peserta harus lulus ujian yang diadakan pada akhir tahun pertama.
c. Program pemagangan bulan kedua s/d tahun ketiga disebut technical intern training atau disebut juga masa jissushei yang artinya “Praktek Kerja”. Pada masa jissushei ini sudah dilindungi oleh Undang-Undang Perburuhan di Jepang, dan sudah diperbolehkan lembur.
d. Program pemagangan dapat diperpanjang menjadi 5 tahun, apabila perusahaan dinilai baik dan layak, begitu pula peserta dinilai baik dan lulus ujian (tidak semua perusahaan dan peserta dapat memperpanjang 5 tahun).
TUNJANGAN
- Bulan pertama sebagai kenshusei peserta akan menerima tunjangan sebesar 80.000 yen, peserta belum diperbolehkan lembur (sesuai dengan Undang-Undang Perburuhan di Jepang).
- Masa jisshusei peserta akan menerima tunjangan setiap bulan sebagai berikut :
- Bulan ke 2 s/d 24 sekurang-kurangnya akan menerima 90.000 yen/ bulan.
- Bulan ke 25 s/d 36 sekurang-kurangnya akan menerima 100.000yen/ bulan.
- Bulan ke 37 s/d selesai sekurang-kurangnya akan menerima 110.000yen/ bulan.(apabila diperpanjang)
PERSYARATAN CALON PESERTA
- PERSYARATAN KHUSUS
- Pria
- SMK / SLTA sederajat / Paket C
- Usia minimal untuk SLTA/SEDERAJAT 19 tahun 6 bulan, dan maksimal 26 tahun saat tes seleksi
- Untuk lulusan SMK mInimal 18 tahun dan maksimal 26 tahun.
- Tidak buta warna (total/parsial), dan berkaca mata/kontak lens
- Tidak bertato atau bekas tato
- Tidak bertindik atau bekas tindik
- Tinggi badan minimal 160 cm
- PERSYARATAN ADMINISTRASI
- Fotocopy KTP, KK, AK1 (kartu kuning) dan akte kelahiran
- Berdomisili minimal 2 tahun di tempat seleksi diadakan
- Sertifikat latihan kerja minimal 160 jam pelajaran atau pengalaman kerja di bidang teknik minimal 6 bulan bagi lulusan non teknik
- Fotocopy Ijazah SD, SLTP, SLTA / SMK dan D3/S1
- Raport SLTA / SMK
- Surat keterangan sehat dari Dokter
- Surat ijin orang tua/wali/istri
- Surat pernyataan belum pernah ikut magang di Jepang bermaterai
- Surat Lamaran mengikuti program
- Pas poto 4×6 dan 3×4 @ 5 lembar
- Surat Rekomendasi RT, RW, dan Kelurahan
- Photo keluarga berlatar belakang rumah ukuran 3 R 2lembar
- PERSYARATAN TEKNIS
- Minimal lulusan SMK, SLTA, PAKET C atau sederajat
- Lulus tes matematika
- Lulus kesemaptaan tubuh
- Lulus tes ketahanan fisik
- Lulus wawancara
- Lulus medical check up
TAHAPAN SELEKSI CALON PESERTA PROGRAM PEMAGANGAN KE JEPANG
- PEMERIKSAAN ADMINISTRASI AWAL (PENDAFTARAN)
Cek administrasi awal oleh panitia daerah
- Kelengkapan dokumen
- Keaslian dokumen
- TES MATEMATIKA DASAR
Oleh Tim pusat ( Kemenakertrans dan IM Japan)
- Matematika dasar 20 soal dalam 15 menit
- Minimal betul 14
- TEST KESEMAPTAAN TUBUH
Oleh Tim (Pusat dibantu Daerah)
- Tinggi badan minimal 160 cm
- Berat badan minimal 50 kg
- Cacat tubuh,termasuk proporsi bentuk tubuh
- Patah tulang / bekas patah tulang
- Penyakit Kulit (panu, kadas, kurap,dll)
- Gigi
- DisFungsi organ tubuh
- Estetika / Penampilan
- TEST KETAHANAN FISIK
Oleh Tim (pusat, IM japan dan daerah)
- Lari : 3 km dalam 15 menit
- Push up : 35 kali
- Sit up : 25 kali
- WAWANCARA
Oleh tim pusat (Kemennakertrans & IM Japan)
- Performance
- Wawasan
- Pengetahuan Umum
- Kemampuan Verbal
- Pengertian Program : lama program, uang saku, asuransi, jenis kejuruan, rencana pasca magang, hak dan kewajiban peserta
- Peserta diwajibkan membawa dokumen persyaratan asli
- TES KESEHATAN (MEDICAL CHECK UP)
Oleh rumah sakit/laboratorium yang telah diakui Kemennakertrans R.I. dan IM Japan terdiri dari:
- Pemeriksaan Darah
- Urine
- Mata
- Feses
- Paru-paru
- Narkoba
- HIV / AIDS, dll
SELURUH TAHAPAN DIATAS 1 S/D 6 BERLAKU SISTEM GUGUR
- TEST BAHASA JEPANG
Sebelum dilaksanakan tes Bahasa Jepang, peserta yang telah lulus medical check up, diberikan kesempatan untuk belajar bahasa Jepang secara mandiri selama ± 2 bulan. Materi Tes Bahasa Jepang adalah hiragana, katakana, kata benda, kata kerja, kata sifat, kosa kata, dan tata bahasa bab 1 s/d bab 12 Buku Pelajaran IM Japan. Peserta yang lulus Tes Bahasa Jepang akan dipanggil pelatihan pra pemberangkatan, sedangkan yang belum lulus diberikan kesempatan mengulang sebanyak 3 kali.
PEMBUATAN PASPORT
Dilaksanakan setelah peserta lulus tes bahasa Jepang, dan sebelum memasuki pelatihan pra pemberangkatan, yaitu :
- Pasport 48 halaman
- Masa berlaku 5 tahun
TAHAP PELATIHAN PRA PEMBERANGKATAN
PELATIHAN PENDALAMAN MATERI
- Dilaksanakan di daerah selama 9 hari
- dilaksanakan pre test terlebih dahulu
- Guru bahasa jepang disediakan oleh pusat
- Akomodasi dan konsumsi ditanggung peserta
- Dilaksanakan di Disnaker Provinsi
PELATIHAN PRA PEMBERANGKATAN TAHAP I (DAERAH)
- Dilaksanakan di Disnaker Provinsi asal peserta direkrut.
- Lama pelatihan adalah 2 bulan
- Guru bahasa jepang disediakan oleh pusat
- Evaluasi sikap peserta menggunakan sistem gugur
- Akomodasi & Konsumsi ditanggung oleh peserta sendiri
- Ruang belajar difasilitasi oleh panitia daerah
PELATIHAN PRA PEMBERANGKATAN TAHAP II (PUSAT)
- Dilaksanakan di pusat selama 2 bulan
- Ruang belajar difasilitasi oleh panitia pusat
- Guru bahasa jepang disediakan oleh pusat
- Akomodasi & Konsumsi dibiayai pusat
- Evaluasi sikap peserta menggunakan sistem gugur
- Seluruh Dokumen persyaratan asli masih harus di bawa